Air merupakan kebutuhan dan menjadi bagian yang terpisahkan dari kehidupan seorang manusia.Asupan air hendaknya seimbang dengan jumlah air yang keluar.Asupan air yang kurang akan menimbulkan masalah bagi kehidupan manusia,sebaliknya asupan air yang terlalu banyak akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup berarti.

Air sebagai salah satu zat gizi makro mempunyai fungsi dalam tubuh manusia,seperti metabolisme,pengangkatan dan sirkulasi zat gizi dan non gizi,pengendalian suhu tubuh, kontraksi otot, transmisi implus saraf,pengaturan keseimbangan elektrolit dan proses pembuangan zat tidak berguna bagi tubuh.

terlalu banyak minum air

Pada pria dewasa, 55-60% berat tubuh adalah air,sedang pada perempuan dewasa 50-60% berat tubuh adalah air.Tanpa air makhluk hidup tidak mungkin tumbuh dan berkembang.Tanpa air segala macam kegiatan manusia tidak mungkin dapat berlangsung dalam mencapai kesejahteraan.

Air sebenarnya termasuk dalam unsur gizi yang sama pentingnya seperti karbohidrat,protein, lemak dan vitamin.Bahkan, khusus untuk air putih,dibalik warna dan rasanya yang biasa saja, air putih sungguh sangat penting dan ampuh mengatasi berbagai gangguan tubuh.Karena pentingnya itu, Departemen Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat menjadikan minum air putih sebagai salah satu dari 13% pesan umum gizi seimbang yag dikampanyekan.

Namun,hal ini sering terabaikan.Padahal kurangnya asupan air dapat menyebabkan gangguan fisik berupa penurunan stamina, hilangnya konsentrasi dan mood, sakit kepala, pingsan hingga pada infeksi saluran kemih dan gangguan ginjal.Beberapa penelitian menunjukkan, masyarakat masih mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang kurang dibandingkan kebutuhannya,.Penelitian di Hongkong pada orang dewasa subyek minum air kurang dari 8 gelas per hari.Di Singapura,kelompok remaja dan dewasa muda merupakan kelompok yang banyak mengalami kekurangan air.Sebagian besar wanita hanya meminum 5-6 gelas air pe hari,dan pria minum 6-8 gelas per hari.

Di Indonesia angkanya tidak jauh berbeda.Hsil penelitian the Indonesia Regional Hydration Study (Thirst) tahun 2008 yang dipimpin Prof Hardinsyah dari Institut Pertanian Bogor menemukan 46,1% subyek yang diteliti mengalami kurang air atau hipovolemia ringan.Jumlah tersebut lebih tinggi pada remaja (49,5%)  dibanding orang dewasa (42,5%).Mengapa masyarakat kurang minum? Alasan pertama adalah faktor ketidaktahuan tentang fungsi air bagi tubuh.Alasan terbesar lainnya adalah kesulitan akses dalam memperoleh air minum.

Masalah air juga ditemukan di rumah sakit, baik pada pasien atau tenaga kesehatan.Penelitian Supriatmo tahun 2006 terhadap pasien anak diare di rumah sakit menunjukan 82,4% mengalami kurang air.Sementara itu penelitian di Amerika Serikat, dari 170 subyek, sebanyak 5% dan 7% mengalami kurang air tingkat sedang dan ringan.

Jadi, seperti yang kita ketahui,air berperan penting bagi kesehatan tubuh.Konsumsi air yag cukup dapat melancarkan metabolisme tubuh dan mencegah beberapa penyakit akibat kekuranga air.Namun berapakah ukuran cukup yang dimaksud? Berapa banyak air yang harus kta konsumsi setiap hari agar tubuh dapat terhidrasi dengan baik ? Apakah anjuran untuk minum 2 liter air atau 8 gelas sehari tepat adanya?

Kebutuhan air pada setiap orang berbeda-beda.Asupan air yang hendaknya seimbang dengan jumlah air yang keluar.Asupan iar yang kurang akan menimbulkan masalah bagi kehidupan manusia, baik anak-anak,dewasa maupun ibu hamil dan menyusui.Sebaliknya asupan air yang terlalu banyak akan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup berarti, khususnya pada mereka yang menderita penyakit ginjal, gagal jantung dan usia lanjut.Sehubungan dengan hal ini, di dalam tubuh manusia ada pengaturan keseimbangan mekanisme air, Sehingga kebutuhan tubuh akan air dapat terpenuhi.